Leave a comment

Pelatihan Internal Penulisan

Pelatihan penulisan internal oleh Mbak Gusva

Pelatihan penulisan internal oleh Mbak Gusva

Pelatihan Penulisan Internal telah dilaksanakan sebanyak dua kali pada tanggal 15 Maret dan 22 Maret 2014. Pelatihan Penulisan internal merupakan Program Kerja dari Bidang Literasi dan Penulisan yang diperuntukan kepada seluruh anggota aktif LK2 FHUI 2014 dan khususnya kepada staf Bidang Literasi dan Penulisan. Pada tanggal 15 Maret 2014 yang merupakan pelatihan yang pertama, pembicara yang menjadi narasumber adalah Anissa Noor, yang merupakan mahasiswa FHUI 2011. Pada pertemuan pelatihan pertama ini dijelaskan mengenai dasar-dasar penulisan, bagian-bagian dalam penulisan dan macam-macam penulisan. Dalam pelatihan ini dihadiri sebanyak 21 peserta. Lalu, pada pertemuan pertama juga terdapat latihan mengenai pembuatan awal dalam sebuah penulisan.

Pelatihan penulisan internal oleh Mbak Annisa Noor

Pelatihan penulisan internal oleh Mbak Annisa Noor

Pada tanggal 22 Maret 2014 yang merupakan pelatihan yang kedua, pembicara yang menjadi narasumber adalah Gusva Havita, yang merupakan mahasiswa FHUI 2010. Pada pertemuan pelatihan kedua dijelaskan mengenai bagaimana cara membuat Karya Tulis Ilmiah. Di pelatihan ini dijelaskan langkah-langkah dalam membuat sebuah tulisan dan tips-tips dalam membuat tulisan. Dalam pelatihan ini dihadiri sebanyak 16 peserta.

Pelatihan ini dilaksanakan untuk menunjang skill dalam penulisan anggota aktif LK2 FHUI dan khususnya pada staf Bidang Literasi dan Penulisan dan akan dilaksanakan dengan teratur selama kepengurusan selama setahun kedepan.

Leave a comment

Diskusi Rutin 1 & 2

Kajian Ilmiah

Diskusi Rutin 1:

Penyerahan sertifikat kepada Bagus Joko dan Kharisma Bintang sebagai pembicara

Penyerahan sertifikat kepada Bagus Joko dan Kharisma Bintang sebagai pembicara

 

Pembicara: Kharisma Bintang ( Staf Kajian Ilmiah 2014) dan Bagus Djoko ( Mantan DE ALSA 2013)

Pembatalan UU no. 4 Tahun 2014 tentang Penetapan Perppu no. 1 Tahun 2013 tentang Perubahan Kedua Atas UU no. 24 Tahun 2003 tentang MK. Citra Mahkamah Konstitusi menurun di mata masyarakat akibat dari kasus Akil Mochtar. Oleh sebab itu dianggap dalam Perppu no. 1 Tahun 2013 menghasilkan putusan di antaranya; pembentukan Majelis Hakim Konstitusi dimana pengajuan hakim konstitusi oleh presiden, DPR dan Mahkamah Agung, kontribusi komisi yudisial dan tidak disetujui dengan Mahkamah Konstitusi dan putusan terakhir adalah panel ahli yang menyeleksi Hakim Konstitusi. Dinyatakan bahwa putusan Perppu yang menuai substansi kontroversial diantaranya syarat hakim konstitusi, adanya Majelis Kehormatan Hakim Konstitusi dan Panel Ahli oleh Komisi Yudisial. Kesimpulannya adalah pembatalan Undang- undang bersifat tetap karena Mahkamah Konstitusi lembaga yang independen dan lembaga yang bebas dari tekanan. Intervensi dari DPR dan Presiden secara substansi akan menghasilkan Mahkamah Konstitusi tidak bisa bersifat independen. Adapun upaya peningkatan kepercayaan terhadap Mahkamah Konstitusi dapat dilakukan dengan melakukan pengawasan dan Mahakamh Konstitusi perlu memberikan transparasi dalam putusan- putusan yang dihasilkan dan apa saja masalah yang dihadapi ke masyarakat, agar masyarakat dapat ikut mengetahui dan dapat ikut menilai.

 

Bang Azhe dan Dion Valerian sedang memaparkan materi Diskusi Rutin

Bang Azhe dan Dion Valerian sedang memaparkan materi Diskusi Rutin

Diskusi Rutin 2:

Pembicara: Muhammad Tanziel Aziezie (2009) dan Dion Valerian (Staf Kajian Ilmiah 2014)

Peninjauan Kembali lebih dari Satu kali, tinjauan singkat atas putusan MK dan Dampaknya pada Realita Peradilan. Ada dua cara kasasi demi kepentingan hukum pasal 259 KUHAP dan peninjauan kembali pasal 263- 268 KUHAP. Pasal 266 ayat 3 KUHAP menjelaskan bahwa Peninjauan Kembali tidak boleh lebih berat dari putusan sebelumnya. Berdasarkan kasus Antasari Azhar, dimana ia mengajukan peninjauan kembali akan tetapi ditolak oleh MA. Pihak Antasari merasa haknya dilanggar dalam mencari keadilan sehingga permohonan pengujian UU no.8 tahun 1981 tentang HAP terhadap UUD 1945 dengan putusan no.34/PUU-XI/2013. MK mengabulkan permohonan pengujian Undang- undang, sehingga sekarang boleh melakukan peninjauan kembali secara berulang tanpa ada batas tertentu. Akibatnya, Penambahan arus perkara PK di MA: Kasasi, PK dan Grasi yang masuk ke MA berkisar 40% dari arus total perkara yang masuk ke MA.

 

 

Leave a comment

Workshop in Colaboration with Pertamina Hulu Energi CBM Suban

Nama               : Workshop in Colaboration with Pertamina Hulu Energi CBM Suban

Tema               :  Oil and Gas

Judul               : “Pelatihan Dasar Hukum untuk Industri Hulu Minyak dan Gas Bumi.”

Pembicara        : Prasetyo Bayu Murty, Jefer Mangunsong, dan Widya Agustina

 

peserta workshop sedang mendengarkan pemaparan materi dengan seksama

peserta workshop sedang mendengarkan pemaparan materi dengan seksama

 

Materi I oleh Prasetyo Bayu Murty:

  1. Umum/Pengantar
  2. Industri Minyak dan Gas Bumi di Indonesia
  3. Industri Hulu Minyak dan Gas Bumi (Upstream)
  4. Industri Hulu Minyak dan Gas Bumi di Indonesia
  5. Pokok-Pokok Pengaturan pada Production Sharing Contract
  6. Cost Recovery
  7. Prinsip-Prinsip Pengadaan di Lingkungan KKKS

Materi II oleh Jefer Mangungsong:

  1. Sekilas tentang Usaha PT PHE Metana Suban I dan PT PHE  Metana Suban II
  2. Latar belakang: Tanah dan Industri Hulu Migas Beserta Permasalahannya
  3. Pengaturan Pengadaan Tanah
  4. Alur Proses beserta Tata Waktu Pengadaan Tanah berdasarkan Rejim UU No. 2 Tahun 2012 dan Aturan Turunannya
  5. Alur Proses Pengadaan Tanah beserta Tata Waktu berdasarkan SK Kepala SKK Migas No. KEP 0350/SKK O0000/2013/S0 tentang Mekanisme Pengadaan Tanah Skala Kecil dan Sewa Tanah untuk Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi ( ditetapkan tanggal 28 November 2013)
  6. Aspek Hukum Keperdataan, Hukum Administratif dan Hukum Pidana dalam Pengadaan Tanah
  7. Mitigasi Resiko dalam Pengadaan Tanah di Industri Hulu Minyak dan Gas Bumi
  8. Kewajiban Pelaporan Aset Tanah KKKS sebagai Barang Milik Negara (BMN)
  9. Upaya Perbaikan

Materi III oleh Widya Gustiani:

  1. Perizinan dan Faktor Penghambat Perizinan
  2. Penggolongan Perizinan dan Awal Proses Pengurusan
  3. Rules PTK 023 Tahun 2009-BP Migas
  4. Jenis-Jenis Perizinan:
  5. Izin Lokasi
  6. Izin Dispensasi Pengurusan Jalan
  7. Izin Lingkungan/ UKL UPL
  8. Izin Handak
  9. Izin Penggunaan Kawasan Hutan
  10. Izin Lainnya yang Merupakan Product Lokak Daerah: Izin Penggunaan Air Permukaan, Air Bawah Tanah, dan Izin Gangguan
  11. Tips dan Trik Pengurusan Perizinan
Leave a comment

Telah Terbit LEX Edisi Terbaru Mei 2014!

Telah terbit LEX edisi terbaru yang bertemakan “Pemilu Legislatif 2014, Sudah Baikkah?”

Dapatkan secara cuma-cuma dengan mengunduh pada tautan berikut ini

1. LEX : Buletin LK2 Volume 34 Part 1 / April 2014
2. LEX : Buletin LK2 Volume 34 Part 2 / Mei 2014

Dapatkan pula LEX edisi sebelumnya secara lengkap di tautan berikut

Kumpulan Majalah LEX

Terima kasih dan selamat membaca
LK2, Memahami dengan Mengkaji

 

Leave a comment

Lunturnya Sosok Negarawan Pemimpin Indonesia

Lunturnya Sosok Negarawan Pemimpin Indonesia

Oleh Fadhil Muhammad Indrapraja

            Tulisan ini di-ilhami oleh “pandangan” B.J. Habiebie di salah satu stasiun televisi swasta Indonesia beberapa waktu lalu. Gejolak pemikiran terhadap topik ini semakin bertambah setelah diskusi singkat bersama sahabat-sahabat FHUI.

Ketika menemukan sosok tersebut merupakan suatu hal yang sulit, maka kitalah yang bertanggungjawab untuk memantaskan diri menjadi sosok negarawan pemimpin bangsa Indonesia.

                Indonesia merupakan negara yang diberi karunia berlimpah oleh Tuhan yang tersebar dari Sabang sampai Merauke dengan corak dan kegunaan masing-masing. Sudah semestinya semua itu menjadi tanggungjawab setiap penduduk Indonesia untuk menjaga dan mengelolanya demi terwujudnya masyarakat Indonesia yang sejahtera, adil, dan makmur. Karunia berlimpah merupakansuatu tantangan yang besar. Dahulu, tantangan ini berhasil dilaluioleh para pemimpin penggerak roda bangsa ini.

Sosok penggerak roda bangsainiadalah sosok negarawan. Mereka berhasil membawa bangsa Indonesia menjadi negara yang merdeka dan diakui oleh Negara lain. Rumusan pedoman bernegara yang dituangkan dalam bentuk Undang-Undang Dasar berhasil dibentuk demi kepentingan seluruh rakyat. Mereka menolak menjual idealisme demi materi yang memberi kesenangan dunia dan individual semata. Sebagai seorang pemimpin, mereka menyadari kewajiban dan tanggungjawab untuk berkontribusi maksimal bagibangsa dan negara dan tak sedikit diantara mereka justru rela mengorbankan jiwa raga demi kepentingan seluruh rakyat. Mereka berada di garda terdepan, yang demikianlah hakikat pemimpin yang sesungguhnya.

Sosok negarawan tersebut memiliki pemikiran cerdas dalam melihat kondisi bangsa dan negara. Mereka berpandangan jauh kedepan dengan merumuskan pedoman bernegara tanpa memikirkan kepentingan sekelompok golongan.Pada akhirnya rumusan tersebut diterima oleh seluruh rakyat Indonesia sebagai nilai luhur yang dicitakan-citakan bersama ditengah keberagaman yang ada.

Sosok mereka adalah pribadi yang mampu membuat bangsa Indonesia memiliki martabat dan jati diri dimata Internasional. Mereka memiliki intelektual yang tinggi. Tak hanya itu, mereka juga terus memantaskan diri demi bersaing dengan bangsa asing yang memiliki kemajuan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Tidak ada kata lelah dalam benak mereka. Perjuangan dan jasa mereka tercatat dengan mulia dalam sejarah kenegaraan bangsa Indonesia.

Akan tetapi saat ini, pemimpin yang muncul sering kali mengecewakan rakyat. Dimulai dari kebijakan yang tidak memihak rakyat, sampai kepada persoalan etika yang tidak sesuai dengan nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat. Bahkan muncul persoalan baru, yakni salah satu hakim konstitusi yang berperan sebagai benteng dalam penegakan konstitusi Indonesia, melanggar sumpah profesinyasebagai penegak hukum sehingga menimbulkankeresahan di masyarakat. Dalam sebuah sistem kenegaraan (pemerintahan) tentu diperlukan pemimpin yang tangguh, yang mampu menciptakan budaya kerja secara optimal. Sebuah sistem tidak akan dapat berjalan dengan baik apabila tidak dipimpin oleh pemimpin yang kompeten.

Sosok pemimpin negarawan semakin sulit dijumpai. Tidak banyak pemimpin yang amanah saat memegang jabatan, seolah terbuai oleh harta dan tahta. Mulai detik ini sudah seharusnya kita memberikan solusi dalam membangun konstruksi yang kokoh sebuah organisasi Negara. Kemana arah bangsa ini berlayar merupakan tanggungjawab kita bersama.

Sudah sepatutnya kita menelaah kembali apa makna negarawan yang sesungguhnya. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, negarawan berarti ahli dalam kenegaraan, ahli dalam menjalankan negara (pemerintah), pemimpin politik yang secara taat asas menyusun kebijakan negara dengan suatu pandangan ke depan atau mengelola masalah negara dengan kebijaksaanaan dan kewibawaan. Negarawan muncul sebagai sosok pemimpin bangsa yang ideal. Dalam kata negarawan, terdapat makna kata ahli, taat, berpandangan kedepan, dan mengelola masalah negara dengan kebijaksanaan dan kewibaan. Hal-hal seperti itulah yang harusnya dimiliki oleh setiap pemimpin. Akan tetapi, seperti yang dikatakan oleh mantan Presiden Republik Indonesia B.J. Habiebie sosok negarawan seperti yang disebutkan diatas semakin sulit ditemukan, terutama setelah era reformasi.

Untuk itu, mari bersama-sama kita melakukan introspeksi diri, menyadari kewajiban-kewajiban yang kita miliki dan menjalankannya dengan optimal. Menyadari bahwa hidup adalah merubah hal negatif menjadi hal positif, meningkatkan ilmu pengetahuan serta menjunjung tinggi idealisme untuk mempertahankan eksistensi negara demimewujudkan sebuah misi suci, yakni terwujudnya masyarakat Indonesia yang sejahtera, adil dan makmur bagi seluruh rakyat.

Semoga muncul pemimpin negarawan yang mampu menjadi pemimpin bangsa yang dapat memenuhi kebutuhan segenap bangsa Indonesia dan mampu mewujudkan tujuan Bangsa Indonesia yakni kesejahteraan bagi seluruh rakyat. Semoga setiap langkah kita mengantarkan kita menjadi sosok negarawan yang memberikan arti kemerdekaan susungguhnya bagi seluruh rakyat Indonesia.

 

                                                                                    Amin Ya Rabbalalamin..

Leave a comment

Struktur Kepengurusan LK2 FHUI 2014

Struktur Kepengurusan LK2 FHUI 2014

 

Direktur Eksekutif

Dhurandara Tri Widigda (FHUI 2012 Reguler)

Sekretaris Umum

Riri Irmanti (FHUI 2012 Reguler)

Bendahara Umum   

Ferin Chairysa (FHUI 2012 Reguler)

 

Bidang Kajian Ilmiah

Manajer Bidang

Imantaka Nugraha (FHUI 2012 Paralel)

Sekretaris Bidang

Fadilla Rahmatan Putri (FHUI 2013 Reguler)

Staff

  1. Gregorius Vindico Sinaga (FHUI 2012 Paralel)
  2. Sulaiman Khosyi Suharto (FHUI 2012 Paralel)
  3. Dion Valerian (FHUI 2012 Paralel)
  4. Juven Renaldi            (FHUI 2013 Reguler)
  5. Annisa Karina (FHUI 2013 KKI)
  6. Kharisma Bintang Alghazy (FHUI 2013 Paralel)
  7. Rahadian Mahardika (FHUI 2013 Paralel)
  8. Anna Maria Stephani (FHUI 2013 Reguler)
  9. Jeselyn (FHUI 2013 Reguler)
  10. Elkhatrin Sinaga (FHUI 2013 Regluer)
  11. Muhammad Fadhil (FHUI 2013 KKI)
  12. Rani Nur’aini (FHUI 2013 Paralel)
  13. Muh Surya M (FHUI 2013 Reguler)
  14. Arya Putra Nugraha (FHUI 2013 Reguler)
  15. Amanda Husna (FHUI 2013 Paralel)

 

Bidang Penelitian

Manajer Bidang

Mega Wardani A. Dewanti (FHUI 2012 Reguler)

Sekretaris Bidang

Dessy Shitowatie (FHUI 2012 Reguler)

Staff

  1. Nusrofan Adi Prasetyo (FHUI 2012 Paralel)
  2. Ilwira Fakhrrurazi Lubis (FHUI 2012 Paralel)
  3. Septina (FHUI 2013 Paralel)
  4. Soraya V. Amalia (FHUI 2013 Reguler)
  5. Andre Fahreza  (FHUI 2013 Reguler)
  6. Putri Apriyanti (FHUI 2013 Paralel)
  7. Annur Riza Dewi (FHUI 2013 Reguler)
  8. Diny Arista (FHUI 2013 Reguler)
  9. Awdy Fikri Zulhan (FHUI 2013 Reguler)
  10. Katharina Ester (FHUI 2013 Reguler)
  11. Adham Azis Al Azmi (FHUI 2013 Reguler)
  12. Dionisia Widyarini (FHUI 2013 Paralel)

 

Bidang Pengembangan Organisasi dan Sumber Daya Manusia

Manajer Bidang

Sartika Dewi Hapsari  (FHUI 2012 Paralel)

Sekretaris Bidang

 Rillo Priyo Pambudi   (FHUI 2013 Reguler)

Staff

  1. Muhammad Dudi Enka (FHUI 2012 Paralel)
  2. Muhammad Hanif (FHUI 2012 Paralel)
  3. Garda Garindra (FHUI 2012 Paralel)
  4. Amanda Junisa Siregar (FHUI 2012 KKI)
  5. Rahadiani Kireina (FHUI 2013 Reguler)
  6. Irena Lucy Ishimora (FHUI 2013 Reguler)
  7. Muhammad Azri Ramadhana Lubis   (FHUI 2013 Paralel)
  8. Firman Adi Prasetyo (FHUI 2013 Reguler)
  9. Putri Rizka Ramadhani (FHUI 2013 Paralel)
  10. Dewangga Dennis Kurnia (FHUI 2013 Reguler)

 

Bidang Literasi dan Penulisan

Manajer Bidang

Reni Fazilla (FHUI 2012 Reguler)

Sekretaris Bidang

Ananda Kurniawan (FHUI 2013 Reguler)

Staff

  1. R. Kemala Nababan (FHUI 2012 Reguler)
  2. Meyliana Santy (FHUI 2013 Reguler)
  3. Amanda S. Besar (FHUI 2013 Reguler)
  4. Fadhil M. Indrapraja (FHUI 2013 Paralel)
  5. Maghfyra Fitri Andari            (FHUI 2013 Reguler)
  6. Asih Riska (FHUI 2013 Reguler)
  7. Rina Wahyu Yuliati (FHUI 2013 Reguler)
  8. Nuruzzhahrah Diza (FHUI 2013 Paralel)
  9. Selena Imania (FHUI 2013 KKI)
  10. Aji Satrio Pamungkas (FHUI 2013 Paralel)
  11. Anbiya Annisa (FHUI 2013 Paralel)

 

Biro Kesekretariatan Organisasi

Kepala Biro

 Ayu Pratiwi Lubis (FHUI 2012 Reguler)

Wakil Kepala Biro

 Umery Lathifa  (FHUI 2013 Reguler)

Staff

  1. Rumaisha Aulia (FHUI 2012 Reguler)
  2. Estining Wulan  (FHUI 2012 Reguler)
  3. Chairani Mecca (FHUI 2012 Reguler)
  4. Farisa Alifah (FHUI 2012 Reguler)
  5. Andita Emirania Husain (FHUI 2013 KKI)
  6. Seni Sri Damayanti (FHUI 2013 Paralel)
  7. Deysthia Ayesha Rae (FHUI 2013 Paralel)
  8. Trysa Agustia Arifin   (FHUI 2013 Reguler)

 

Biro Jurnalistik

Kepala Biro

 Hammam Rafi Prayoga (FHUI 2012 Reguler)

Wakil Kepala Biro

Nesita Anggraini (FHUI 2013 Reguler)

Staff

  1. Mohammad Fitrah Noor (FHUI 2011 Reguler)
  2. M. Kemal Kono (FHUI 2012 Reguler)
  3. Indah Retnowati (FHUI 2012 Reguler)
  4. Taufik Kemal  (FHUI 2012 Reguler)
  5. Nishrin Azzely Qowamuna (FHUI 2012 Reguler)
  6. Krisna Putra (FHUI 2012 Paralel)
  7. Kania Amalia (FHUI 2012 Reguler)
  8. Tanti Jatiningrum (FHUI 2012 Reguler)
  9. Rizky Touristy (FHUI 2012 Paralel)
  10. Sabila Firdaus (FHUI 2012 Reguler)
  11. Dinda Imani Khamasasyiah (FHUI 2013 Reguler)
  12. Yulita Sari (FHUI 2013 Reguler)
  13. Liu Melisa (FHUI 2013 KKI)
  14. Almitra Indira (FHUI 2013 Paralel)
  15. Alif Nurfakhri Muhammad (FHUI 2013 Reguler)

 

Biro Hubungan Masyarakat

Kepala Biro

 Rosyida Octavia  (FHUI 2012 Reguler)

Wakil Kepala Biro

 Efraim Jordi Kastanya (FHUI 2013 Reguler)

Staff

  1. Azzyati (FHUI 2012 Reguler)
  2. Pradita Lanuansha  (FHUI 2012 Reguler)
  3. Adrianus Eryan (FHUI 2013 Reguler)
  4. Cut Talitha Azaria (FHUI 2013 Paralel)
  5. Rena Restriana (FHUI 2013 Reguler)
  6. Andi Putri Fathania (FHUI 2013 Paralel)
  7. Najiana Daroini (FHUI 2013 Paralel)
  8. Qamelya Risma  (FHUI 2013 Reguler)

 

Biro Wirausaha

Kepala Biro

Anggrita Sudrajiningrum (FHUI 2012 Paralel)

Wakil Kepala Biro     

 Muhammad Fitranto Ismail   (FHUI 2013 Paralel)

Staff

  1. Annisa Andina Sonia (FHUI 2012 Paralel)
  2. Aldino Febrianto (FHUI 2012 Paralel)
  3. Rizky P. Lubis (FHUI 2012 Reguler)
  4. Muhammad Teguh Maulana (FHUI 2013 Paralel)
  5. Angela Vania Rustandi (FHUI 2013 Reguler)
  6. Heryucha Romanna    T. (FHUI 2013 Reguler)
  7. Adipa Rizky (FHUI 2013 Paralel)
Leave a comment

Open Recruitment Staff LK2 FHUI 2014

Halo FHUI! LK2 FHUI kembali mengadakan Open Recruitment Staff Periode 2014.

Syarat mengikuti Open Recruitment :

  1. Merupakan IKM FHUI
  2. Bersedia menghadiri seluruh rangkaian rekruitmen
  3. Memiliki kemauan dan komitmen
  4. Dapat bekerja dalam tim
  5. Tidak menggunakan narkoba dan obat terlarang lainnya
  6. Mengerjakan dan mengumpulkan essay sesuai dengan ketentuan yang ada

Ketentuan essay :

  • Membuat satu essay mengenai, apa yang kamu ketahui tentang LK2 dan alasan memilih bidang atau biro tersebut.
  • Essay dibuat minimal 1,5 halaman dan maksimal 2 halaman dengan format times new roman (12) dan spasi (1,5).

Gimana cara registrasi untuk bisa ikut oprec staff?

Pertama, mengirim SMS registrasi pendaftaran calon staff LK2 pada tanggal 1- 18 Februari 2014, dengan format : REG (spasi) LK2 (spasi) nama lengkap (spasi) angkatan (spasi) alamat email, kirim ke 085647370035 (untuk angkatan 2011 dan 2012) dan 081294200804 (untuk angkatan 2013).

Kedua, setelah mengirimkan SMS, pendaftar akan menerima berkas registrasi via email LK2 dalam 1×24 jam. Selain itu berkas registrasi tersebut juga dapat diunduh melalui link http://www.mediafire.com/view/f2iqpogtzct922k/berkas%20pendaftaran%20lk2%20peride%202014.docx .

Ketiga, setelah berkas diisi, peserta wajib mengembalikan berkas pendaftaran beserta essay ke opreclk2fhui2014@gmail.com dengan subject Oprec_Nama lengkap_angkatan. Deadline pengumpulan berkas beserta essay pada tanggal 18 Februari 2014. Selanjutnya, pendaftar akan diberi jadwal wawancara melalui SMS pada tanggal 17-18 Februari 2014 dan wawancara dilaksanakan pada tanggal 19 Februari 2014.

Atau masih kurang jelas dengan bidang atau biro yang ada di LK2 FHUI? Bisa langsung datang ke depan S&T mulai pukul 10:00 WIB untuk mengambil berkas dan mendapatkan penjelasan langsung tentang bidang dan biro yang ada di LK2 FHUI.Image

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.